Ketika kita berada di sebuah hutan selama 3 hari tanpa makan maka tentulah kita akan merasa lapar dan akan memakan apapun yang berada di hutan tersebut,entah itu daun-daun maupun buah-buahan di hutan walaupun rasanya tidak enak tetapi tentu kita akan memakannya juga. Berbeda dengan ketika perut kita sudah terasa sangat kenyang maka jika kita ditawarkan makanan terfavorite kita sekalipun maka tentu kita akan menolaknya.Sewaktu kita datang ke gereja dan mendengar firman Tuhan mungkin kita akan merasa bosan dan mengantuk seakan-akan jiwa kita sudah “kenyang”.Padahal sesungguhnya adalah jiwa kita sedang kelaparan dan haus akan firman Tuhan. Jika jiwa kita tanpa roh maka hidup kita akan hampa dan tanpa tujuan.Sebaliknya jika jiwa kita terus merasa lapar dan haus akan firman Tuhan dan terus menerus mencari kebenaran dari firman Tuhan maka jwa kita akan diselamatkan oleh kemuliaan Tuhan Yesus.Karena kasih karuniaNya telah di berikan oleh kita sebelum kita dilahirkan di dunia. Tuhan mempunyai rencana yang Luar biasa terhadap kita.Tuhan menciptakan kita di dunia ini bukan tanpa tujuan,karena itu jangan merubah hidupmu sesuai kehendakmu sendiri melainkan kehendak Allah Tuhan kita.Tuhan telah berkata kita lebih dari seorang pemenang jika kita tinggal di dalam Dia dan berjalan bersama Dia.Tuhan akan menjadikan kita kepala dan bukan ekor.Dalam kitab kejadian 11:4 manusia berkeinginan mendirikan sebuah kota dengan menara yang puncaknya sampai ke langit,memberi nama pada kota tersebut dan berkata bahwa mereka tidak ingin terserak ke seluruh bumi. Tuhan melihat semuanya itu dan berfirman bahwa kita ini adalah satu bangsa dengan satu bahasa.Tuhan berfirman bahwa ini barulah sebuah permulaan usaha dari manusia dan berkata bahwa apapun yang manusia rencanakan tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana.Dengan kata lain setiap usaha apapun yang kita kerjakan akan berhasil. Tetapi kenapa ketika di kitab kejadian 11:7 mengatakan bahwa Tuhan turun ke bumi dan mengacaubalaukan bahasa manusia sehingga bahasa mereka terbagi-bagi sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing?mengapa Tuhan melakukan hal tersebut?Jawabannya adalah karena Tuhan tidak ingin manusia berada di suatu “zona nyaman” dan berkembang hanya di satu tempat saja.Pada awalnya manusia tidak ingin terserak ke seluruh bumi tetapi Tuhan berkehendak lain.Tuhan ingin agar manusia terserak ke seluruh bumi untuk menguasai ciptaan Allah yang lain.Karena Tuhan telah berfirman bahwa manusia harus memenuhi seluruh bumi dan berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi..kejadian 1:28.Tuhan ingin agar kita menyebar keseluruh bumi agar menjadi berkat bagi orang lain dan terus hidup menyenangkan hati Tuhan.Tuhan memberkati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar