Minggu, 06 Februari 2011

Droyal 05 Jan 2011

Jika kita dilempar oleh batu walaupun batunya kecil tentu kita tetap akan merasakan sakitnya,begitulah yang tertulis jelas dalam firman Tuhan( Imamat 20:1-27). Dalam firman Tuhan di situ sangat tegas hukumannya adalah dilempari batu sampai orang tersebut mati bagi siapapun yang menyembah Molokh atau berhala. Sebab Tuhan sangat membenci hal yang najis dan Tuhan adalah Allah yang pencemburu,Tuhan sangat menentang manusia manapun yang menyembah hal-hal yang najis atau berhala selain daripadaNya. Hal-hal yang ditawarkan oleh iblis adalah kesenangan dan kebahagiaan yang hanya bersifat sementara. Apapun yang diberikan oleh iblis selalu menyesatkan dan selalu menjerumuskan kita kedalam lubang kekelaman. Tetapi jika kita bersandar dan selalu mengandalkan kekuatan Tuhan dalam hidup kita,maka segala perkara dapat terselesaikan tepat pada waktunya dan Tuhan akan memberikan masa depan yang cerah pada kita,karena pada akhirnya masa depan kita adalah bersama-sama dengan Tuhan di dalam surga. Apakah saat ini kita hanya mengikuti keinginan daging?atau mengikuti suara hati nurani yang tidak lain adalah roh Allah atau roh kudus yang selalu mengarahkan kita ke jalan yang benar?Seorang hamba Tuhan seperti Yefta pernah berkata seandainya dia diberikan kemuliaan dari Tuhan dia berjanji apapun yang keluar pertama kali dari pintu rumahnya maka ia akan langsung mempersembahkannya pada Tuhan.Dalam hal ini Yefta telah menunjukkan kesetiaanya kepada Tuhan.Ia rela mempersembahkan anaknya karena ia sangat taat pada Tuhan.Walaupun tentu saja hal tersebut sangat sakit baginya karena ia harus merelakan anak yang dikasihinya kepada Tuhan.Dalam hal ini Yefta telah mengambil konsekuensinya dengan membayar mahal kepada Tuhan atas nazarnya kepada Tuhan untuk beroleh hikmat dari Tuhan. Ketika kita bisa mengambil sikap maka kita akan berkelimpahan secara rohani.Kita akan kaya dalam hikmat,kebijaksanaan,dan iman.Cinta akan Tuhan adalah kunci menuju kemuliaan.Tuhan berkata bahwa biarlah hati kita menjadi suci(Matius 5:8)karena kita akan melihat Allah.Untuk menjadi suci maka kita harus setia pada Tuhan.Jika kita sudah setia maka uang ataupun hal-hal duniawi tidak akan dapat menggantikannya.Ketika Yusuf dipenjarakan diruang bawah tanah,sebenarnya ia sudah dipersiapkan oleh Tuhan untuk hal-hal yang besar karena Yusuf dipenjara oleh orang-orang yang pintar,sehingga ia diajarkan banyak hal mengenai ilmu tata negara oleh orang-orang tersebut.Ketika ia sudah memperoleh semua ilmu pengetahuan yang ia peroleh didalam penjara maka setelah ia bebas ia bisa menjadi seorang raja/pemimpin.Intinya adalah bahwa Tuhan mengijinkan kita mengalami penderitaan dengan maksud mempersiapkan kita untuk berkat yang lebih besar lagi.Kuduskanlah dirimu sebab Tuhan sudah kudus.Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar