Tema sharing Royal KM dewasa muda di awal bulan Oktober adalah “advance” atau kemajuan.Masihkah kita terpaku pada masa lalu dan masih mengenakan jubah lama kita?masihkah kita belum meninggalkan dosa lama kita dan belum mengalami masa advance? Untuk mengalami masa Advance kita harus melakukan suatu breakthrough atau terobosan.Ada tiga hal yang tidak boleh di sentuh oleh manusia,karena itu adalah haknya Allah yaitu Perpuluhan,kemuliaan,dan pengampunan.Sering kali sebagai manusia biasa memang kita sangat sulit mengampuni seseorang yang telah membuat hati kita merasa marah,karena memang rasa marah karena kita dihina,dilecehkan,bahkan di aniaya adalah hal yang sangat sulit dihindari.Kita memang bukan manusia yang sempurna tapi tidak ada salahnya kita mau mengampuni orang yang memang tidak layak di ampuni.Sebenarnya ketika kita marah dan tidak mau mengampuni seseorang itu ibaratnya di atas kepala kita ada sebuah awan tembaga yang diikat oleh seutas tali dan kita sedang memegang tali tersebut dan sedang membawa awan tersebut kemana mana.Sebenarnya simple saja.Untuk mau mengampuni orang kita cukup melepas tali tersebut sehingga awan tembaga tersebut dapat pergi dari kita.Dan awan cerah akan datang menghampiri kita.Ketika kita melepaskan pengampunan maka jiwa kita rasanya terbebas dari rasa beban yang kita pikul selama hidup kita.
Masa lalu mempengaruhi masa sekarang dan masa depan kita sendiri.atau dengan kata lain kita belajar dari masa lalu kita.Contoh saja di Bali sedang musim hujan.Dan ketika hujan itu turun maka kita tidak akan kehujanan karena kita sudah belajar dari masa lalu dengan cara selalu menyiapkan mantel hujan di jok motor/bagasi motor.Dan kita tidak akan kehujanan seperti yang tertulis pada bacaan
Hakim-hakim 11:1-40 menceritakan tentang kisah seorang pahlawan yang gagah perkasa tetapi ia adalah anak seorang “sundal”.Adapun masa lalu dari seseorang adalah suatu batu loncatan atau pengalaman yang menjadikan seseorang belajar dari kesalahan yang lama dan berusaha memperbaikinya.Tidak peduli seburuk apapun masa lalu kita Tuhan tidak akan pernah mengungkit bahkan memperhatikan kesalahan kesalahan kita yang lama.Tetapi Dia mau agar kita mau menanggalkan jubah kita yang “lama” dan memakai jubah yang “baru” dan tetap setia mengikuti Dia.Adapun di ceritakan Yefta yang diusir oleh orang tuanya hanya karena Yefta adalah anak haram.Tetapi Ketika Bani Amon menyerang bangsa Israel,para tua-tua Gilead pergi mencari Yefta dan memohon agar Yefta mau kembali pada mereka dan berperperang melawan Bani Amon.Walaupun Yefta sudah diusir oleh orang tuanya dia tidak merasa dendam dengan mereka.Yang terjadi adalah Yefta telah melepaskan pengampunan terhadap mereka yang telah mengusir dia.Sehingga dia telah menyerahkan salah satu haknya Tuhan yaitu “Pengampunan”.
Sebagai manusia biasa Kita tentu akan merasa khawatir karena kita tidak tahu masa depan kita akan seperti apa? Masa lalu kita adalah seseorang yang buruk atau orang tua kita hanyalah seorang yang biasa sehingga kitapun akan menjadi anak yang biasa saja. Ada pepatah mengatakan:”Gantunglah cita-cita setinggi langit”.Bagi manusia biasa hal tersebut adalah sesuatu yang tidak mungkin tetapi bagi orang yang percaya Pada Tuhan hal tersebut bisa terjadi karena bagi Allah tiada hal yang mustahil.Karena lewat tangan Allah Mukjizat-mukjizat akan terjadi. Jbu ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar