Pernikahan itu rancangan Allah! Bukan keinginan orang tua atau diri kita
Tujuan pernikahan:
◦Partnership (Kej.2:18) & Kekasih seumur hidup!
◦Bersama-sama melaksanakan amanat Tuhan: Missio Dei (Kej.1:28; Mat 28: 18-20)
◦Supaya hidup dalam pengudusan (1Tes.4:3-4)
Proses pernikahan: (Mat.19:5)
◦
Membangun suatu hubungan atau komunikasi dengan pasangan kita bukanlah suatu perkara yang gampang karena diperlukan Pemahaman atas diri sendiri atau dapat membaca karakter diri sendiri sampai dimana tempramental kita terhadap orang lain dan mempelajari juga karakter tiap pasangan kita dalam suatu proses adaptasi dalam lingkungan keluarga yang berbeda. Dalam Area Pernikahan di perlukan suatu komitmen yang kuat sehingga sebelumnya kita akan memasuki fase yang namanya berpacaran dimana kita harus mempunyai :
1. Komitmen secara total
Apapun yang terjadi dalam suatu hubungan harus benar-benar di pertahankan sekuat dan sebisa mungkin. Jangan menyerah di suatu titik jenuh kita.
2.Komitmen Untuk menerima.
Setiap pasangan harus saling menerima baik itu keburukan ataupun segala kelemahan dari tiap pasangannya.
3. Pernikahan itu berarti selalu memberi
Dalam suatu pernikahan bukanlah tujuan akhir untuk mendapatkan kehidupan bahagia itu melainkan kita sendiri yang harus membagi kebahagiaan kita kepada pasangan kita atau memberi kebahagiaan kita kepada pasangan kita.
Membangun suatu hubungan atau komunikasi dengan pasangan kita bukanlah suatu perkara yang gampang karena diperlukan Pemahaman atas diri sendiri atau dapat membaca karakter diri sendiri sampai dimana tempramental kita terhadap orang lain dan mempelajari juga karakter tiap pasangan kita dalam suatu proses adaptasi dalam lingkungan keluarga yang berbeda. Dalam Area Pernikahan di perlukan suatu komitmen yang kuat sehingga sebelumnya kita akan memasuki fase yang namanya berpacaran dimana kita harus mempunyai :
1. Komitmen secara total
Apapun yang terjadi dalam suatu hubungan harus benar-benar di pertahankan sekuat dan sebisa mungkin. Jangan menyerah di suatu titik jenuh kita.
2.Komitmen Untuk menerima.
Setiap pasangan harus saling menerima baik itu keburukan ataupun segala kelemahan dari tiap pasangannya.
3. Pernikahan itu berarti selalu memberi
Dalam suatu pernikahan bukanlah tujuan akhir untuk mendapatkan kehidupan bahagia itu melainkan kita sendiri yang harus membagi kebahagiaan kita kepada pasangan kita atau memberi kebahagiaan kita kepada pasangan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar