Selasa, 20 September 2011

Deroyal tanggal 3 september 2011

Memilih Pasangan Hidup.
1. Aktif mencari, bukan “jodoh ditangan Tuhan”
2. Pertimbangkan kesepadanan (Kej.2: 18)
3. Dari segi roh, jiwa dan tubuh (iman, nilai-nilai, karakter, intelektual, fisik) Seiman itu mutlak (1 Kor 7:39)
4. Apakah ada banyak kecocokan? Bukan di-cocok2-kan!
Apakah saling melengkapi (“complimentary”) dari segi sifat, kepintaran, keahlian, kelebihan dan kelemahan?
Bisakah saling menghargai, menghormati dan percaya?
5. Apakah kedua orang tua kita dan saudara2 seiman mendukung? Adakah rasa damai dan yakin dihadapan Allah?..
ADA BEBERAPA TAHAPAN MENUJU PERNIKAHAN KRISTEN YAITU:
Bersahabat: (berkelompok)
§Umum dan tidak eksklusif
§Bertujuan saling kenal dan membantu
Berpacaran:
§Lebih eksklusif,khusus, tetapi belum terikat
§Bertujuan untuk saling mengenal lebih serius
Bertunangan:
§Bukan nikah dicatatan sipil
§Proses pengenalan tahap akhir: keluarga, dll.
§Berguna untuk latihan penguasaan diri
Menikah: (“bukan lagi dua, melainkan satu”)
Mengikatkan diri seumur hidup
6 BATU UJIAN CINTA YAITU :
1.1. Ujian merasakan sesuatu bersama
2.2. Ujian Perspektif atau ketahanan mental
3.3. Ujian kebiasaan
4.4. Ujian perselisihan
5.5. Ujian penghargaan
6. Ujian Waktu Dan Ruang
Pernikahan memperkaya relasi kita dengan Kristus
Berkeluarga mendewasakan kita
Pernikahan dan berkeluarga bisa membentuk karakter kita secara positif
Gumuli panggilan hidup anda, sebelum anda menggumuli pasangan hidup anda
“And because the midwives feared God, He gave them families of their own” (Ex.1:15-21)
7.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar