Kehidupan yang kita jalani masih sangat panjang dan penuh dengan warna warni. Tema ibadah royal kali ini adalah tentang kehidupan yang penuh dengan warna (color of life).
Ada kisah yang di ambil dari kitab suci alkitab yang terbilang tragis,meyedihkan bahkan sangat menyentuh hati..Kisah ini di ambil dari kitab Rut.
Kehidupan yang sangat memilukan yang dihadapi oleh Naomi. Naomi dan keluarganya adalah orang-orang yang taat beribadah dan selalu menjalankan perintah Allah. Tapi di lain pihak mereka juga bertanya tanya kenapa kehidupan yang memilukan ini bisa terjadi pada mereka. Terkadang apa yang terjadi dalam hidup kita tdak sesuai dengan apa yang kita harapkan tetapi Tuhan mengijinkan semuanya itu terjadi kepada kita. Mengapa hal demikian bisa terjadi??Pada saat kita bertanya dan bertanya tapi belum mendapatkan jawabannya bukan berarti Tuhan tidak peduli lagi dengan kita akan tetapi Tuhan punya rencana yang ajaib yang sedang dipersiapkan untuk kita. Tuhan hanya ingin agar kita tetap bersabar untuk tetap menghadapi hidup yang sangat keras dan penuh dengan rintangan. Selama kita masih diberi nafas kehidupan oleh Tuhan itu berarti kita masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk tetap menjalani hidup kita dan mengalami setiap pengalaman perjalanan hidup kita dengan penuh hikmat. Hidup manusia tidak hanya berwarna hitam atau berwarna putih saja akan tetapi penuh dengan warna warni karena di saat manusia mengakui dengan lidahnya sendiri bahwa Yesus adalah Tuhan dan berkata akan tetap melayaninya,di lain pihak kita akan merasa jenuh suatu saat dan kehilangan kegairahan untuk melayani Tuhan. Itulah yang di sebut warna warni dalam hidup. Padahal tujuan kita hidup adalah tetap memiliki kegairahan dengan Tuhan,tetap menebar kerajaan Allah di Bumi,menjadi impact bagi orang lain,berbuat perbuatan yang telah di lakukan oleh Yesus.
Dalam alkitab tertulis bahwa wanita adalah penolong bagi pria.Itu tandanya wanita adalah mahkluk ciptaan Allah yang tahan banting atau lebih kuat menahan segala penderitaan dibandingkan dengan pria. Contoh saja Naomi dan Rut yang menghadapi masa-masa yang sulit sepeninggal suami-suami mereka. Mereka sanggup bertahan di kondisi yang begitu sulit.
Dalam kitab Rut 1: 8 mengatakan bahwa Naomi berubah pikiran dab menyuruh kedua menantunya pulang ke rumah orang tua mereka masing masing.Terkadang ketika kita berada di suatu persimpangan jalan,keputusan yang kita ambil mendadak dapat berubah begitu saja. Kotbah di gereja boleh saja di simak oleh ribuan jemaat gereja akan tetapi keputusan yang di ambil tiap orang akan menjadi berbeda.Karena mereka mempunyai pengertian sendiri dan akan mengambil langkah masing masing.Begitulah warna dalam hidup. Rut 1: 9 Orpa salah seorang menantu Naomi lebih memilih mengambilkeputusan yang logis untuk pamit/berpisah dari Rut dan Naomi. Berbeda dengan Rut yang lebih memilih berjalan dengan perasaan/hati dan bukan dengan logis. Rut berani mengambil komitmen untuk tetap setia terhadap Naomi. Pertanyaannya apakah kita juga akan berani mengambil keputusan untuk tetap berkomitmen setia terhadap Tuhan? kadang kita tidak sanggup menghadapi warna dalam hidup ini. Itu adalah salah satu bentuk dari kenyataan tiap manusia. Entah berapa lagi atau berapa jauh lagi kita akan melangkah dalam hidup yang penuh dengan penderitaan ini,tapi jangan pernah melepaskan komitmen kita terhadap Tuhan. Karena Tuhanlah satu-satunya jalan menuju keselamatan kekal yang abadi yaitu di Surga. Tuhan memberkati kita semua,Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar