Jumat, 15 Juli 2011

Deroyal 02 juli 2011

Masih di bulan yang sama dengan tema yang sama pada sabtu tanggal 2 juli di ibadah royal yaitu temanya berjudul " Talent is never enough" . Berbicara soal talenta,Tuhan telah memberikan talenta atau bakat pada setiap manusia sejak manusia itu dilahirkan.Setelah manusia beranjak dewasa manusia mencari jati dirinya dan mengasah kemampuan talenta yang dimilikinya sehingga menjadi berguna bagi dirinya sendiri kelak dan bagi orang lain.Masalahnya adalah apakah manusia itu sendiri mau melakukannya? mau mengasah talenta yang diberikan Tuhan olehnya? ataukah hanya menyimpaannya saja atau malah menguburnya dalam-dalam sehingga menjadi "dosa" bagi dirinya sendiri?Tuhan tidak senang dengan pribadi manusia yang malas dan tidak mau berusaha.Tuhan mau agar kemampuan atau talenta kita lebih diasah sehingga kita dapat menjadi orang yang berguna dan cekatan bagi Tuhan.Ada sebuah cerita sederhana.
Suatu hari ada seorang yang bernama Sutini sedang mencangkul di sawah.Ketika sedang mencangkul dia melihat ada 3 orang sedang masuk ke rumahnya hendak bertamu.Melihat hal tersebut Surtini kemudian meninggalkan pekerjaannya dan menyambut ketiga tamu tersebut ke dalam rumahnya,karena kebetulan suaminya sedang sibuk dibelakang rumah.Sementara itu suami surtini yaitu pak Sutono ketika mendengar ada suara orang di ruang tamu suaminya langsung ke depan untuk menengok apa yang terjadi.Ketika ke ruang tamu pak sutono mendapati ketiga tamu tersebut sedang duduk-duduk di ruang tamu.Kemudian pak Sutono bertanya kepada mereka " Ada yang bisa saya bantu? " kemudian mereka mulai memperkenalkan diri mereka masing-masing dari mereka bernama kebahagiaan,kekayaan,dan kesuksesan.Kemudian mereka menawarkan apa yang menjadi nama mereka kepada kedua suami istri tersebut.Setelah itu kedua suami istri tersebut masuk kedalam rumah dan mulai berunding bahwa mereka hendak menerima tawaran yang mana?setelah berunding istri sutono hendak memilih tawaran si kekayaan dan kesuksesan saja. Akan tetapi anak mereka yang berumur 3 tahun kemudian tiba-tiba keluar dari kamar dan berkata sebaiknya ortunya memilih sang kebahagiaan saja.Tentu saja ortunya mendengar apa kata anaknya saja. Akhirnya ketika sang kebahagiaan di pilih dan dipanggil mendekat kepada mereka tiba-tiba saja pada saat sang kebahagiaan mengambil langkah pertamanya,si kesuksesan dan si kekayaan ikut melangkah dari belakang si kebahagiaan tersebut.Jadi intinya adalah apapun hal yang kita alami yang terpenting adalah selalu bersyukur dalam segala kondisi kita sehingga hal yang tidak puaspun akan kita rasakan menjadi puas dan mengalami kebahagiaan tersebut. Jika kita sudah mengalami kebahagiaan maka hal yang lain akan ditambahkan oleh Tuhan secara tak terduga terhadap kita.

Begitu juga halnya dengan bakat.Jika berbicara soal bakat yang kita punya,mungkin kita sendiri tidak tahu bakat apa yang kita miliki sehingga kita merasa hampa dan toidak merasa bahagia.Padahal Tuhan mau agar bakat kita lebih dipertajam lagi dan diasah dalam bentuk latihan yang disiplin.Untuk menegmbangkan bakat yang kita miliki diperlukan realisasi atas mimpi kita. Jika kita mempunyai mimpi yang tinggi tapi hanya kita pendam/kubur saja maka itu akan menjadi sesuatau hal yang sia-sia saja di mata Tuhan.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi ketidak berhasilan kita dalam mengembangkan bakat yang kita miliki yaitu ;
1. Intimidasi.
yang dimaksud di sini adalah bagaimana respon kita terhadap diri kita sendiri.Apakah kita menilai diri kita sendiri hanya berdasarkan penilaian orang lain saja? terkadang manusia cenderung down atau kurang percaya diri ketika mulai diintimidasi oleh orang-orang disekitarnya. Mungkin ada yang mengatakan kamu tidak mampu atau kamu tidak akan mungkin bisa berhasil,akan tetapi Tuhan tahu benar apa yang menjadi kemampuan kamu.Tuhan tahu benar setiap pergumulan yang kita hadapi.Tuhan tidak tinggal diam melihat anak-anakNya berada dalam kesusahan.Tuhan tahu segala sesuatu yang menjadi kebutuhan kita. Dia cuma mau agar kita mendekat kepadaNya saja dan mau berjalan bersamaNya.Selalu mengandalkan Tuhan 100% dalam hidup kita adalah sebuah senjata yang ampuh dalam titik keberhasilan kita untuk mengembangkan potensi bakat yang dimiliki oleh setiap kita.Karena itu janganlah mudah terpengaruh dengan setiap intimidasi yang kerap kali menyerang karena itu semua akal bulus dari sang iblis untuk menjatuhkan kita.Percayalah hanya pada Tuhanlah engkau menang dan berjaya.
2. Ketakutan/mistake
Kesalahan ternyata ada pesan yang terkandung didalamnya.Ketakutan akan mengalami suatu kegagalan tentu saja sudah pernah sering di alami oleh semua orang.Seorang pemenang bukanlah seorang yang gagal akan tetapi seseorang yang mengambil pelajaran dari kegagalan untuk menjadi orang yang baru dan dijadikan sebagai pengalaman yang berharga.Kitalah yang memegang kendali atas diri kita sendiri dan bukan orang lain.Jadi kenapa kegagalan kita hanya diukur oleh pendapat orang lain dan perasaan kecewa kita yang terlalu mendalam?.Pada saat kita menangkap beberapa momentum maka kita akan lebih pnya kesempatan untuk mempelajari dan memahami bahwa apa yang terbaik untuk kita nantinya.Menangkap sebuah momentum lebih baik daripada tidak sama sekali.Pada saat kita mau rendah diri maka dari situlah bakat kita akan benar-benar dipoles.
Kesuksesan tidak ada kaitannya dengan fasilitas,kekayaan dan hal duniawi lainnya,tapi dari Tuhan dan diri kita sendiri. Kegagalan adalah bukan sesuatu yang harus dibuang tapi sesuatu yang hatus diterima untuk dijadikan pembelajaran dan pengalaman sehingga kita dapat berbagi dengan orang lain darimana kita mendapatkan kesuksesan tersebut.Serahkan semua rasa khawatirmu pada Tuhan maka Tuhan yang akan mengerjakan bagianNya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar