Ibadah Royal tanggal 30 Januari 2010 diawali dengan pre service lalu dilanjutkan dengan Praise and Worship.
Dan yang seru, Firman Tuhannya dilayani oleh Pdm. Suyono Lomena dengan tema ‘ Kepemimpinan yang Berkarakter’, yang diambil dari 2 Tawarikh 26:1-23. Seorang pemimpin yang diawali dengan rohani tetapi diakhiri dengan kedagingan. Kita lihat dari kehidupan Raja Uzia, dia sungguh – sungguh mencari Tuhan, sehingga apa yang dia perbuat berhasil. Namun, ketika ia kuat, ia menjadi sombong dan berubah setia kepada Tuhan, lalu Tuhan menghukumnya dengan penyakit kusta.
Kita sudah menjadi pemimpin karena kita sudah memimpin diri kita sendiri. Kita harus menjadi pemimpin yang berkarakter baik. Dan karakter baik berhubungan dengan Buah Roh. Jadi, kalau kita punya buah – buah Roh, maka hidup kita akan menjadi seperti Kristus.
Yang menjadi penghalang seseorang dipimpin Roh Kudus adalah:
- Sombong
- Ego tinggi
- Merasa benar
- Punya kedewasaan
Bisa membedakan keinginan Roh dan keinginan daging (Gal 5:19-21).
- Menjaga hati
Karena dengan menjaga hati, maka dari situlah akan terpancar kehidupan (Ams 4:23)
- Punya pembaharuan untuk berubah (Ams 22:6)
Untuk melakukan pembaharuan perlu didikan. Didikan diberikan untuk menyingkirkan dari hal – hal duniawi dan mendorong kita untuk mencari Tuhan.
- Penyerahan hidup seutuhnya kepada Tuhan
Sebagai contohnya Daud (Mzm 51:3-6). Setelah Daud bertobat dan menyesali perbuatannya, ia menyerahkan hidupnya seutuhnya kepada Tuhan. Dan Tuhanlah yang memimpin Daud selanjutnya.
Kita adalah pemimpin di masa depan dan kita harus menjadi pemimpin yang berkarakter.
Kita minta pimpinan Tuhan supaya kita menjadi teladan dimanapun Tuhan tempatkan kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar