Rabu, 24 Februari 2010

dROYAL 20 Februari 2010


Seperti yang kita ketahui, tahun 2010 ini adalah Tahun ‘Expansion’ bagi kita. Ada beberapa point penting yang disampaikan oleh Pdm Tjutju Setiana di Ibadah Royal tanggal 20 Februari 2010 supaya kita bisa mengalami expansi ( Ulangan 1 : 6 – 7).

1. Keberanian untuk keluar dari zona nyaman

Ayat 6 : ‘ Telah cukup lama kamu tinggal di gunung ini ’

Tuhan ijinkan kita untuk ada di zona tidak nyaman supaya kita bias mengalami expansi.

Tuhan sendiri meninggalkan zona nyamanNya ( surga ) dan turun ke dunia.

2. Percaya pada kuasa perjanjian dan kuasa iman

Ayat 8 : ‘ Dudukilah negeri yang dijanjikan Tuhan ’

Kalau kita tidak percaya pada janji – janji Tuhan, maka akan terjadi NATO ( No Action Talk Only ). Tetapi kalau kita percaya pada janji – janji Tuhan, maka akan terjadi AFTA ( Action First Talk After ).

Kerjakan apa yang menjadi bagian kita, selebihnya Tuhan yang akan bekerja.

3. Kepemimpinan yang efektif

Ayat 15 : ‘ Pemimpin ’

Kepemimpinan adalah seni untuk mempengaruhi orang sehingga dengan sukarela orang akan melakukan apa yang kita inginkan.

Kadang – kadang cara yang kita gunakan tidak tepat, oleh sebab itu contohlah Tuhan Yesus. Tuhan meminta kita menjadi teladan melalui tindakan kita. Ketika kita dengan sungguh – sungguh menyerahkan hidup kita pada Tuhan maka Tuhan akan menjadikan kita kepala dan bukan ekor. Kepala disini berbicara tentang ‘ Kepemimpinan ’

4. Disiplin

Disiplin adalah melakukan apa yang tidak kita sukai tapi mendapatkan hasil yang kita inginkan.

Disiplin meliputi disiplin pikiran dan tindakan.

Disiplin pikiran berbicara tentang komitmen. Ada 4 golongan orang, yaitu:

a. Pengecut ~ tidak punya tujuan dan komitmen.

b. Peragu ~ tidak tahu bahwa dia bias mencapai sasaran sehingga dia takut membuat komitmen.

c. Penyerah ~ tahu sasaran, tapi ditengah jalan bertemu rintangan lalu menyerah.

d. Pejuang ~ tahu tujuan dan punya komitmen untuk bayar harga.

Kalau kita ingin mengalami expansion, lakukan keempat point penting di atas

dan jadilah seorang pejuang yang tahu tujuan hidup kita dan mempunyai komitmen untuk bayar harga. God Bless You!!!

Senin, 15 Februari 2010

dROYAL - 13 Februari 2010


Cinta … cinta … dan cinta … Itulah kata – kata yang sering kita dengar minggu – minggu ini, Karena besok bertepatan dengan hari Kasih Sayang.

Begitu juga dengan Ibadah Royal tanggal 13 Februari 2010, Dekorasi dan ‘dress code’ nya serba pink.

Kali ini kita diberkati oleh hamba Tuhan yang sangat luar biasa dari Amerika, Ev. Jerome Nelson, dengan tema Hikmat dan Pewahyuan Tuhan. Tahun ini adalah tahun akselerasi dan pertumbuhan dan untuk mencapainya kita perlu hikmat dan pewahyuan Tuhan. Dalam Efesus 1 : 15 – 21 diceritakan bahwa Paulus tidak pernah berjalan bersama Tuhan selama satu harian tetapi dia bias melakukan hal – hal yang lebih yang dilakukan oleh murid – murid Tuhan karena Paulus mendapatkan urapan hikmat dan pewahyuan dari Tuhan.

Ada 4 hal yang ingin Tuhan lepaskan lewat pewahyuan:

1. Kita menerima Roh hikmat dan pewahyuan untuk mengenal Tuhan lebih lagi dan mengerti rahasia – rahasia Kerajaan.

2. Tuhan ingin mengurapi mata rohani kita supaya dipenuhi dengan hikmat dan pewahyuan.

3. Menerima kuasa dari Tuhan supaya kita bias lebih intim lagi dengan Tuhan.

4. Berjalan dalam otoritas Tuhan. Kalau kita intim dengan Tuhan, maka Tuhan akan membukakan rahasiaNya kepada kita.

Tuhan mau melepaskan urapan hikmat dan pewahyuan atas kita dan Tuhan mau kita mengalami Tuhan karena kita diciptakan untuk melakukan pekerjaan – pekerjaan yang supranatural. Jadi, bersiaplah untuk menerimanya!!! Tuhan memberkati.













dROYAL - 6 Februari 2010

Ibadah Royal tanggal 6 Februari 2010 juga ngga kalah seru sama Ibadah Royal minggu lalu. Ibadah kali ini dimulai dengan pre – service, lalu dilanjutkan dengan praise and worship. Pemuji dan pemusiknya udah kaya tentara beneran aja karena kostum army look mereka.

Sebelum Firman Tuhan disampaikan, saudara kita Kak Stevanus Maryoto bersaksi tentang kebaikan dan cinta kasih Tuhan. Kak Steve juga berpesan supaya kita jangan berhenti bermimpi karena mimpi adalah kekuatan untuk mendorong kita dalam menggapai cita – cita.

Firman Tuhan kali ini disampaikan oleh Pdm. Roy Pieter dengan tema kunci – kunci supaya kita dapat mengalami ‘expansion’ dalam kehidupan kita. Setiap orang mempunyai tujuan dalam hidupnya tetapi banyak yang tidak tahu langkah apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Berkaitan dengan tema bulan ini ‘Grow’, sesuatu bisa dikatakan grow kalau mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan merupakan bertemunya kehendak Allah dan kehendak manusia dan tidak bisa terjadi secara instant, tetapi perlu proses. Banyak yang berpikir kalau ada kesempatan bisa langsung berjalan tanpa persiapan yang matang. Tidak heran kalau ujung-ujungnya pasti kegagalan. Untuk itu perlu adanya perubahan pola pikir yang mendasar.

Ada dua aspek yang perlu diperhatikan, yakni:

  1. Bagian Allah

Tuhan memberikan kemampuan kepada kita lewat RohNya, memberikan manual guide lewat FirmanNya dan Tuhan memberikan Balai Latihan Kerja (lingkungan/sesame) untuk memproses kita. Jadi, Tuhan bisa memakai siapapun dan dengan cara apapun.

  1. Bagian Kita

- Head (Knowledge)

Pengatehuan kita menjadi dasar expansion bagi pengikut kita. Karena semakin luas pengetahuan dan pemikiran kita, maka semakin luas pula daya jangkau pengikut kita. Kita harus mempunyai pengetahuan tentang diri kita dan tentang Tuhan.

- Heart (Integrity)

Integrity dibagi 2 yaitu: ke luar (trust) dan ke dalam (peace).

Ada 3 jenis orang: orang percaya, orang yang dapat dipercaya, dan orang kepercayaan. Saudara termasuk jenis orang yang manakah?

Di Alkitab disebutkan contoh orang yang memiliki integritas tinggi, dia adalah Yusuf (Kej 39). Kunci keberhasilan Yusuf adalah tetap menjaga integritasnya sehingga Yusuf mendapat perkenanan Allah dan manusia.

- Hand (Skillfullness)

Skillfullness itu seperti magnet, mampu menarik kepercayaan dan merupakan awal dari kesuksesan.

Orang yang selalu mengasah skillfull-nya akan berhadapan dengan masa depan, tetapi sebaliknya.

Kita sudah mengetahui kunci – kuncinya dan bagaimana kita harus bertindak agar expansion bisa terjadi dalam kehidupan kita. Marilah kita menentukan langkah kita untuk berubah sekarang!!!!!!!! Tuhan memberkati kita.

dROYAL - 30 Januari 2010

Ibadah Royal tanggal 30 Januari 2010 diawali dengan pre service lalu dilanjutkan dengan Praise and Worship.

Dan yang seru, Firman Tuhannya dilayani oleh Pdm. Suyono Lomena dengan tema ‘ Kepemimpinan yang Berkarakter’, yang diambil dari 2 Tawarikh 26:1-23. Seorang pemimpin yang diawali dengan rohani tetapi diakhiri dengan kedagingan. Kita lihat dari kehidupan Raja Uzia, dia sungguh – sungguh mencari Tuhan, sehingga apa yang dia perbuat berhasil. Namun, ketika ia kuat, ia menjadi sombong dan berubah setia kepada Tuhan, lalu Tuhan menghukumnya dengan penyakit kusta.

Kita sudah menjadi pemimpin karena kita sudah memimpin diri kita sendiri. Kita harus menjadi pemimpin yang berkarakter baik. Dan karakter baik berhubungan dengan Buah Roh. Jadi, kalau kita punya buah – buah Roh, maka hidup kita akan menjadi seperti Kristus.

Yang menjadi penghalang seseorang dipimpin Roh Kudus adalah:

  1. Sombong
  2. Ego tinggi
  3. Merasa benar

Untuk bisa dibentuk menjadi pemimpin yang dipimpin oleh Roh Kudus, kita harus punya ciri – ciri:

  1. Punya kedewasaan

Bisa membedakan keinginan Roh dan keinginan daging (Gal 5:19-21).

  1. Menjaga hati

Karena dengan menjaga hati, maka dari situlah akan terpancar kehidupan (Ams 4:23)

  1. Punya pembaharuan untuk berubah (Ams 22:6)

Untuk melakukan pembaharuan perlu didikan. Didikan diberikan untuk menyingkirkan dari hal – hal duniawi dan mendorong kita untuk mencari Tuhan.

  1. Penyerahan hidup seutuhnya kepada Tuhan

Sebagai contohnya Daud (Mzm 51:3-6). Setelah Daud bertobat dan menyesali perbuatannya, ia menyerahkan hidupnya seutuhnya kepada Tuhan. Dan Tuhanlah yang memimpin Daud selanjutnya.

Kita adalah pemimpin di masa depan dan kita harus menjadi pemimpin yang berkarakter.

Kita minta pimpinan Tuhan supaya kita menjadi teladan dimanapun Tuhan tempatkan kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin!