Senin, 21 November 2011

Ibadah Royal tanggal 19-11-2011

Ada seorang anak yang pada akhirnya dapat memberikan hadiah kepada ibunya setelah anak tersebut mendapatkan rezeki dari Tuhan. Ketika kita lahir didunia kita adalah hadiah bagi orang tua kita. Kita tidak dapat memilih akan terlahir sebagai siapa dan apa akan tetapi apapun keadaan kita hendaklah kita tetap bersyukur karena kita adalah ciptaan Tuhan yang murni, dan spesial karena tiap dari kita diciptakan berbeda dan unik serta memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Ada 4 tipe manusia yang hidup di dunia yaitu:
1. Manusia yang hidup apa adanya yaitu manusia yang hidup cenderung pasif atau hopeless atau tanpa harapan. Manusia tipe seperti ini hanya melihat yang ada disekitarnya saja dan tidak mau melihat jauh kedepan.
2. Manusia yang mengidentifikasikan tujuan hidupnya dan berusaha sekeras kerasnya mengejar impiannya. ( Manusia yang bekerja tanpa berhenti).
3. Manusia yang bertahan dengan yang ada saja atau hanya mau tinggal di zona nyaman saja.
( orang yang berada pada zona nyaman dan tidak mau mengambil resiko).
4. Manusia yang berjalan sambil menkmati kehidupan ini.
Hidup benar di hadapan Allah dan selalu berkenan di hadapan Tuhan,merupakan suatu tujuan manusia yang sebenarnya yang harus dicapai dan dipertahankan sampai Ia datang menjemput kita. Untuk mencapai suatu tujuan dibutuhkan suatu pengorbanan. Tema ibadah kita kali ini adalah mengenai antusias dan tetap bergairah di dalam Tuhan. Bagi manusia lain mungkin hidup ini terasa singkat dan terasa berjalan datar-datar saja akan tetapi sebagai anak Tuhan hendaklah kita jangan melewati hidup kita dengan perbuatan yang sia-sia sehingga hidup tidak terasa singkat. melainkan hidup akan terasa penuh warna surgawi ketika kita melakukan setiap kehendak Allah di Surga.
Amsal 23:18 -- Tuhan berkata bahwa masa depan sungguh ada dan harapan kita tidak akan hilang. Kita adalah generasi yang tidak mudah menyerah. Karena itu janganlah kendor semangat kita untuk tetap bersemangat untuk Tuhan,karena Tuhan telah berjanji dan akan menyediakan selalu apa yang menjadi kebutuhan kita.Yang perlu kita lakukan hanyalah percaya kepada-NYA.
Hendaklah hidup didunia kita menjadi permata/sumber cahaya bagi orang lain yang membutuhkan terang tersebut. Kilauan permata akan tetap bersinar walaupun sedang berada di tempat kotor sekalipun. Hanya tinggal menuggu waktu saja ketika permata tersebut akan dipungut yaitu kita akan di ambil oleh Tuhan dan permata tersebut akan diletakkan di tempat yang aman ( Surga itu). Tetaplah setia pada perkara-perkara kecil maka kita akan dipercayakan pada perkara-perkara yang lebih besar lagi, Tuhan memberkati kita semua, Amin

Ibadah Royal Gabungan 12-11-2011

Mari kita buka di kitab Yohanes 3:17
Dalam kitab tersebut tertulis bahwa Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia,melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Tuhan rela meninggalkan segala kemuliaan-NYA dan turun ke dunia untuk menyelamatkan kita umat manusia. Manusia perlu diselamatkan dari dosa supaya manusia bisa masuk surga. Dalam hidup kita pernah mengambil keputusan untuk menerima Tuhan sebagai juru selamat atau kunci keselamatan,akan tetapi jika tujuan kita hanya untuk masuk surga maka tentu saja hal yang paling membahagiakan bagi kita adalah ketika kita telah meninggal dunia? apakah Tuhan ingin kita seperti itu? Tuhan mempunyai rencana Ilahi yang indah dan misterius bagi anak-anak yang dikasihiNYA. Tuhan ingin agar kita merasakan seolah olah kita seperti sudah di surga padahal kita masih ada di dunia. Tuhan ingin agar kita hidup untuk menyelamatkan banyak jiwa-jiwa yang tersesat dan memperlebar kerajaan surga. Ada sesuatu yang harus berubah ketika kita masih tinggal di dunia ini. Ada sebuah jalan yang membuat kita harus fokus dan berjalan lurus pada sasaran tapi dosa yang membuat kita melenceng dari target.
Kita diciptakan didunia ini bukanlah suatu kebetulan,melainkan Allah mempunyai rencana pada hidup kita. Keselamatan diberikan bukan cuma untuk masuk surga tapi memrintah bersama Allah di bumi. Kita bisa merubah masa depan jika kita mau menerima keselamatan itu.
Keselamatan yang diberikan untuk mengembalikan kita pada tujuan semula.
Pada saat kita memperoleh keselamatan tersebut maka kita akan menerima identitas yang baru. Jadi nilai hidup kita akan dikembalikan menjadi value/nilai seperti yang di miliki oleh Yesus. Tuhan mau agar frekuensi hidup kita dapat berjalan selaras dengan value yang di berikan Tuhan oleh kita setelah kita memperoleh keselamatan tersebut.Kita akan menjadi ciptaan-Nya yang baru setelah kita menerima nilai-nilai Surga.
Dalam kitab injil telah tertulis bahwa Allah telah berjanji pada diri-NYa sendiri bahwa Allah Tuhan kita tidak akan pernah meninggalkan kita,sebab nama-NYA adalah Imanuel yang artinya Allah beserta kita. Kemanapun kita berada Tuhan akan selalu menyertai kita. Tuhan memberkati kita semua,Amin

Sabtu, 12 November 2011

Deroyalllp tanggal 05-11-2011

Ibadah Royal kali ini lebih santai dan bukan berfokus kepada kotbah tetapi mengajarkan tentang bagaimana menggabungkan metode bisnis dan kerajaan Allah. Mungkin anda akan bertanya apakah maksudnya ini?? Kali ini kita akan belajar berdialog santai tentang bisnis tetapio sambil memperluas kerajaan Allah,jadi sambil kita berbisnis kita juga akan memperluas kerajaan Allah.Jadi sesungguhnya tujuan manusia berbisnis harusnya bukan mengejar materi/uangnya akan tetapi memperluas kerajaan Allah dengan cara memperkenalkan Tuhan kepada semua orang yang belum mengenalnya sehingga nama Allah tetap dipermuliakan.Dan Ayat filipi 2:15 dapat terwujud dimana tertulis agar kita bercahaya diantara kegelapan dunia dan tak bernoda saat kita berada dalam dunia bisnis sekalipun.Tuhan ingin agar kita jangan ikut mengambil bagian dari kegelapan dunia melainkan kitalah yang akan menjadi cahaya dan menerangi yang gelap karena kita telah menjadi anak-anak Allah ( anak-anak terang ). Pada waktu kita diutus oleh Tuhan atau dipakai oleh Tuhan ke dunia dan masuk kedalam dunia kerja maka hendaklah kita menjadi partner yang dapat saling mengisi agar menjadi sempurna. Dalam berbisnis seharusnya kita jangan saling menjatuhkan tetapi kita harus saling memberkati agar kita pun diberkati. Dalam dunia bisnis Tuhan mau agar Dia tetap membaur dalam kita dan dalam dunia bisnis kita sehingga kita tidak menjadi orang yang sibuk dan malah melupakan Tuhan. Dalam dunia bisnis Tuhan mau kita bekerja sedikit/tidak terlalu keras akan tetapi bekerja sedikit lebih pintar dari orang lain. Tuhan ingin kita menjadi cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati ( matius 10:16).Pada saat bekerja hendaklah tujuan utama kita bukan untuk mencari uang belaka,karena kita akan menjadi cinta uang atau hamba uang.Tetapi hendaklah tujuan kita bekerja di dunia marketplace adalah hanya semata mata untuk menjangkau jiwa-jiwa yang belum diselamatkan. Steve job adalah salah satu contoh tokoh yang berhasil dalam dunia bisnis akan tetapi tidak mengalami keselamatan tersebut karena ia meninggal dengan suatu kepahitan.
Ia membenci ayahnya saat ia masih hidup karena ayahnya meninggalkan steve job bersama ibu dan adiknya sendirian.Oleh karena itu Steve job meninggal dengan kepahitan. Tapi Steve Job adalah tetap menjadi seseorang yang berhasil dalam dunia bisnis karena telah menciptakan sesuatu yang baru,dan sesuatu ini belum dimiliki oleh orang lain sebelumnya.Dia hanya sedikit lebih ointar dari orang lain dan bukan berhasil hanya dari kerja kerasnya saja.
Berikut ini adalah beberapa pernyataan dari Steve job
- Buatlah suatu kontribusi yang besar bagi masyarakat luas
- Buatlah suatu lekukan di suatu tempat di dunia yang bulat ini maka semua orang akan memperhatikan kamu.
-Kalau kita mempunyai dampak yang baik bagi masyarakat luas maka suatu kesuksesan akan mengikuti kita dengan sendirinya.
Hendaklah kita saling memperlengkapi di antara kita agar kita dapat bertumbuh bersama.
Tangan yang rajin dapat membuat menjadi kaya atau sukses sedangkan orang yang malas tidak akan mendapat makanan,seperti yang tertulis dalam kitab petrus.Hidupilah nilai-nilai glory. Pada waktu nilai glory kita nyatakan maka kemuliaan Tuhan akan ditinggikan. GBU all.

Deroyalllp tanggal 29-10-2011

Tema kita kali ini di ibadah Royal adalah mengenai integritas.. Ketika kita berada pada suatu tempat yang dipenuhi oleh orang banyak tentu saja kita akan menjaga wibawa kita atau bersikap yang manis manis saja di depan banyak orang,atau dengan kata lain kita sedang mengenakan "topeng" orang lain.. kita akan bersikap seperti orang lain jika kita berada di depan umum.Kita tidak lagi menjadi diri sendiri dan kehilangan jati diri sebagai anak Allah. Cobalah kita merenungkan apa yang telah kita perbuat terhadap diri kita sendiri,orang lain bahkan kepada Tuhan..Seringkali kita berpaling dan hanya mengenakan topeng. Kita berusaha menjadi seperti orang lain seperti misalnya seorang pria yang mau merubah dirinya menjadi seorang wanita.Hal tersebut tentu saja adalah perbuatan dosa dan sikap yang tidak mencerminkan perbuatan rasa mengucapkan syukur terhadap pemberian dari Tuhan kepadanya. Integritas adalah satu kata yang singkat namun memiliki makna yang sangat penting. Jika di depan umum mungkin kita berbuat kebaikan akan tetapi jika kita sedang sendirian maka integritas sebenarnyalah akan diuji.Memang tidak akan ada seorang pun yang akan melihat kita berbuat dosa jika di tempat sepi atau di kamar atau di tempat yang tidak terlihat oleh orang banyak,akan tetapi ada sepasang mata yang akan terus melihat kita sepanjang kita hidup sepanjang hari,yaitu mata Tuhan. Defenisi dari integritas itu sendiri adalah:
Bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai dan kebijakan organisasi serta kode etik profesi,walaupun dalam keadaan sulit apapun yang dihadapi tetap memegang teguh prinsip kejujuran,terbuka dan secara langsung mengambil tindakan tegas.
Ketika kita akan dihadapkan dengan orang-orang atau lingkungan yang tidak sangat mengenakan bagi kita tentu saja kita akan merasa geram atau marah jika sedang berada dalam suatu kondisi yang sangat membuat kita terjepit dalam masalah karena pengaruh suatu atmosfir keadaan lingkungan sekitar kita. Akan tetapi Tuhan telah mempunyai rencana kepada kita untuk menempatkan kita pada situasi tersebut agar kita dapat lebih belajar lagi dan akan lebih bertambah lagi tingkat kesabaran kita dan seberapa besar tingkat integritas kita untuk menghadapi tingkat kesulitan berikutnya. Tuhan tahu apa yang menjadi masalah kita karena itu kita jangan terburu-buru emosi atau menyalahkan keadaan. Tuhan selalu baik untuk kita sekarang sampai selamanya amin GBU ALL