Rabu, 31 Maret 2010

dROYAL 27 Maret 2010

Hari ini d’RoyalLp mendapatkan kunjungan dari saudara – saudara Dewasa Muda Nusa Dua, mereka melayani musik dan puji – pujian. Dahsyat banget deh pokoknya.

Ev. Matt Rowlings melayani Firman Tuhan pada kesempatan kali ini. Ada penaklukan yang diberikan dunia pada kita dan kita bisa tertipu serta terikat ( Gal 4 : 3 ). Tetapi dalam 1 Yoh 2 : 15, dikatakan bahwa kita tidak boleh mencintai dunia ini dan apa yang ada di dalamnya.

Semua pilihan yang kita ambil didasarkan pada nilai – nilai, jadi supaya kita bisa lepas dari keterikatan dunia ini, kita minta pada Tuhan untuk menunjukkan nilai – nilaiNya pada kita.

Intrinsic Value Obligates ( Kepatuhan Nilai Intrinsik )

Ketika kita melihat nilai yang lebih besar, maka akan menimbulkan tanggung jawab untuk memilikinya dari sesuatu yang nilainya lebih rendah. Contohnya : Mana yang akan kita pili, uang Rp 5.000,- atau Rp 10.000,-? Tentu tanpa berpikir panjang, kita akan memilih Rp 10.000,- karena nilainya lebih besar. Tetapi jika ada uang USD 100 dengan Rp 100.000,- mana yang akan kita pilih? Kita pasti bingung memilihnya, karena kita akan melihat nilainya terlebih dahulu. Kita sudah tahu pilihan kita dan sebenarnya tidaklah sulit karena kita sudah tahu nilainya. Pilihan adalah nilai yang kita rasakan, lihat dan mengerti.

Kita juga tidak boleh membandingkan diri kita dengan orang lain, karena nilai yang kita / orang lain berikan untuk diri kita tidak sama dengan nilai yang Tuhan berikan untuk kita. Tuhan menciptakan kita berbeda – beda dan kita itu unik di hadapan Tuhan. Amin. Jbu abundantly !!!

Kamis, 25 Maret 2010

dROYAL - 20 Maret 2010

Ibadah Royal tanggal 20 Maret 2010 lain dari biasanya karena ibadah kali ini ‘full of worship’ dan hadirat Tuhan kerasa banget. So, buat kalian yang ngga datang rugi banget deh..

Firman Tuhan disampaikan oleh kakak Pembina de Royal LP, Pdm. Roy Pieter. Dalam Yoh 15 disebutkan bahwa Allah kita ‘mindset’ nya seperti seorang investor. Allah menuntut kita untuk menghasilkan sesuatu ( bertumbuh, berbunga, bertunas ) dan semua itu berhubungan dengan ‘flourish’. Pengertian ‘flourish’ adalah be healthy or grow well. Dalam Mazmur 92 : 12 – 14 disebutkan ada beberapa kunci, yaitu:

1. Orang Benar

Yaitu orang yang mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi.

They will flourish in the courts of God, they will still bear fruit in old age, they will stay fresh and green.

Contohnya: Sarah. Sarah menghasilkan buah di usia senjanya.

Kita harus tahu tentang pelajaran pohon ara. Pohon ara ditanam dipadang gurun. Benih ara di atasnya ditutup batu. Ketika tumbuh, dia akan tumbuh kebawah membentuk akar serabut untuk mencari mineral. Dia tidak bisa tumbuh ke atas karena ada penghalang. Ketika akarnya kuat, dengan sendirinya dia akan tumbuh dan menggeser batu yang ada di atasnya. Dan dia akan tubuh menjadi pohon ara yang kuat dan besar.

Kadang kala Tuhan mengijinkan ada ‘batu – batu’ dalam kehidupan kita supaya kita bisa tumbuh menjadi kuat seperti pohon ara. Kita lihat prosesnya, dengan demikian kita akan mengalami Tuhan ( Roma 8 : 28 ).

2. Planted in the house of the Lord

Dengan cara:

a. Mengetahui gambaran besar kita.

b. Memandang kesulitan sebagai suatu tantangan

Kita tidak boleh lari dari masalah, hadapi bersama dengan Tuhan. Miliki pikiran yang sama seperti Kristus dan bukan positive thinking.

c. Mengenal titik krisis kita

Kita harus mengenal titik krisis kita karena musuh akan menyerang kita lewat titik krisis kita. Permasalahan akan menampilkan kualitas hidup kita.

d. Mengatur prioritas hidup kita.

e. Find the right community.

Bersiaplah untuk bertumbuh, berbunga dan bertunas di dalam Tuhan dan ‘be strong’ ketika Tuhan ijinkan ada masalah dalam kehidupan kita, tetap berjalan bersama Tuhan. God Bless You!!!

Rabu, 10 Maret 2010

Pilihan yang Bijak



Flourish … itulah tema kita memasuki bulan Maret … Di awal bulan ini kita sangat diberkati oleh hamba Tuhan yang luaaar biasa, Ev. Peter Kumar. Kadang – kadang kita suka berpikir kalau kita bisa bersenang – senang tanpa mengganggu orang lain. Tetapi ketika tangan Tuhan ada di atas kita maka Tuhan akan mengubahkan kita setiap hari.

Dalam 2 Sam 1 : 26 – 27 disebutkan ada beberapa prajurit yang diurapi Tuhan, mereka adalah Daud, Yonatan dan Saul. Ada 3 hal penting yang disampaikan disini:

1. Pilihan yang harus diambil ( Pembentukan Karakter )

Roma 6 : 16 ~ ‘siapa yang harus kita taati?’

Yonatan sudah tahu kalau Saul sudah tidak ada urapan Tuhan, tapi Yonatan memilih untuk tetap mengikuti Saul.

Pilihan yang kita ambil bisa membangun atau menghancurkan kita, jadi ambillah pilihan yang benar.

Rasul Paulus iuga berkata kalau kita harus berhati – hati pada pilihan kita karena kita bisa menjadi budak atas pilihan kita.

2. Yonatan mengasihi Daud, begitu juga dengan Daud, dia sangat mengasihi Yonatan, tapi ada satu masa yang harus memisahkan Yonatan dengan Daud.

Kalau kita mengambil pilihan yang salah, maka pilihan itu akan memisahkan kita dari Allah.

3. Setiap kali Saul berperang, Saul selalu bertanya pada Tuhan, tetapi apa yang terjadi? Tuhan menolak untuk berbicara kepada Saul, dan Saulpun datang pada peramal ( 1 Sam 28 )

Yonatan tidak pernah bertanya pada Tuhan ketika dia berperang, Karena bagi Yonatan rencana Allah tidak begitu penting.

Lain halnya dengan Daud, Daud selalu bertanya pada Tuhan setiap kali dia berperang sehingga Allah berperang ganti Daud dan membuatnya menjadi pemenang.

Inilah saatnya Tuhan memanggil kita dan mengajar kita supaya kita bisa menerobos dan memperoleh kemenangan demi kemenangan. Amin. God Bless You!!

Rabu, 03 Maret 2010

dROYAL 27 Februari 2010

Di minggu terakhir di bulan ini, Ibadah Royalnya speeeesial banget karena ada ibadah gabungan dalam rangka Valentine’s day dan Imlek dengan satelit – satelit. Karena tema kali ini ‘ Lampion Night ’ udah pasti dekorasinya pakai lampion dan kostumnya juga ala Chinese gitu. Acaranya seruuu banget, ada pre service, praise and worship, bagi – bagi hadiah dan ga lupa ada gamesnya juga tapi tetep dalam hadirat Tuhan.

Firman Tuhan kali ini dilayani oleh Kak Yosi Here, yang berbicara tentang LIGHT dan bagaimana respon kita terhadap terang itu sendiri. Terang harus kita respon supaya kita dapat mengalami terang. Ada banyak orang Kristen yang mendengar berita – berita yang menyenangkan tetapi mereka tidak mau melakukan apa – apa. Dalam Lukas 2 dan Matius 2 ada beberapa tipe orang yang merespon terang, yaitu:

1. Gembala

Lukas 2 : 13 – 18

Para gembala mendengar berita tentang kelahiran Yesus tetapi mereka hanya melihat lalu kembali menjadi gembala yang menggembalakan domba – domba dan tidak mau menceritakan berita baik itu kepada orang lain.

Mereka kembali ke rutinitasnya lagi dan mereka hanya mementingkan kepentingannya sendiri.

2. Herodes

Matius 2 : 3 – 4 , 7 , 13

Raja Herodes kaget dan merasa tergoncang ketika mendengar tentang terang itu. Herodes takut hartanya akan berpindah. Ada sesuatu yang digoncang dalam kehidupan Herodes, tetapi dia tidak siap menerima goncangan ketika terang itu datang sehingga Herodes mencari tahu lewat orang Majus.

Bagaimana dengan kita, apakah kita sudah siap menerima goncangan dari Tuhan? Karena Tuhan punya rencana sendiri dalam kehidupan kita.

3. Orang Majus

Matius 2 : 10 – 12

Orang Majus adalah ahli astrologi yang tidak kenal Tuhan, tetapi mereka datang dan membawa persembahan yang terbaik kepada Tuhan yaitu emas, kemenyan dan mur.

Tuhan memakai orang – orang yang tidak mengenal Tuhan karena itu merupakan kasih karunia dan Tuhan ingin mencelikkan mata kita bahwa Tuhan bisa memakai siapapun.

Terang kita bukan untuk lampion tetapi untuk ada di kantor, di kos, di sekolah, dll sehingga kita dapat menyatakan Kristus dimanapun kita berada. God Bless You!!!